Pengertian Repeater, Bridge, dan Network interface Card (NIC)


REPEATER


mengenai repeater, maka tidak akan jauh dari pokok bahasan jaringan. Repeater merupakan salah satu alat yang berguna pada jaringan komputer. Jaringan komputer memang cukup rumit untuk dipahami oleh orang awam. Jangankan berbari perangkat yang ada pada jaringan, fungsi dan cara kerja dari jaringan saja, pada dasarnya cukup rumit untuk dipelajari. Meskipun cukup rumit, namun kali ini, Kami akan mencoba untuk membagikan sedikit informasi mengenai salah satu alat jaringan yang bernama repeater.

repeater
 adalah alat yang berguna untuk menguatkan signal. Dengan alat ini, signal yang lemah dapat ditingkatkan daya jangkaunya sehingga dapat digunakan untuk cakupan wilayah yang lebih luas.

Fungsi Repeater
1. Memperluas daya jangkau signal server
Fungsi yang pertama dari alat ini adalah untuk memperluas daya jangkau singnal. Jika signal lemah, maka daya jangkaunya akan lebih sempit, sedangkan ketika signal kuat maka daya jangkaunya akan lebih luas.
2. Mengcover berbagai wilayah minim signal dari server
Dengan menggunakan repeater, maka daerah yang minim signal dapat dapat lebih mudah untuk mendapatkan signal. Hal ini dikarenakan, signal yang lemah dibuat menjadi lebih kuat oleh alat ini
3. Memudahkan akses signal WiFi
Dengan signal yang lebih kuat tentunya para pengguna perangkat yang membutuhkan signal dapat lebih mudah mengakses signal tersebut. Salah satu penerapan dari alat ini adalah pada signal WiFi
4. Meneruskan dan memaksimalkan signal
Fungsi yang keempat adalah meneruskan dan memaksimalkan signal. Dalam fungsi ini, repeater bekerja dengan cara menangkap, mengelola, memperbesar, dan meneruskan signal ke berbagai perangkat jaringan yang ada di sekitar alat ini
5. Memudahkan proses pengiriman dan penerimaan data
Dengan signal yang lebih kuat proses pengiriman dan penerimaan data antar sesama pengguna perangkat jaringan ataupun yang melalui jaringan dapat dilakukan dengan lebih cepat. Hal ini dapat diibaratkan seperti halnya ketika mobil melaju di jalan tol (ketika menggunakan repeater).
6. Meminimalisir penggunaan kabel jaringan
Sistem kerja dari repeater adalah melalui signal wireless. Dengan menggunakan alat ini, maka penggunaan kabel yang ribet dan semrawut dapat dihindari.
Bridge


Bridge atau network bridge yang dalam arti bhs Indonesia disebut dengan jembatan jaringan merupakan sebuah komponen jaringan yang banyak dipergunakan untuk memperluas jaringan atau sebabkan segmen jaringan. Bridge sanggup menghubungkan sesama jaringan LAN (Local Area Network) komputer. Selain itu, bridge termasuk digunakan untuk mengubungkan type jaringan pc yang berlainan seperti Ehernet. Bridge bakal memetakan alamat Ethernet berasal dari setiap titik yang ada pada masing-masing segmen jaringan sesudah itu menyeleksi dan hanya memperbolehkan pindahan information yang dibutuhkan lewat jaringan. Bridge umumnya menggunakan topologi tree. Artinya, hanya ada sebuah rute untuk berbagai obyek transmisi atau paket information yang bakal dipindahkan. 
Fungsi Bridge
1. Sebagai Penghubung Dua Jaringan di Tempat Jauh
Secara geografis, misalnya saja di sebuah universitas, terkandung sebagian bangunan yang terpisah lumayan jauh. Akan lebih ekonomis untuk punya LAN yang terpisah di tiap-tiap bangunan dan menghubungkannya bersama dengan bridge, dibanding kecuali mesti menyambungkan seluruh daerah bersama dengan pakai kabel koaksial.

2. Otonomi dari Masing-masing Jaringan
Seperti di jaringan perkantoran, tiap-tiap departemen punya kepentingannya masing-masing, punya computer pribadi, workstation, dan servernya sendiri. Setiap departemen yang obyek tidak serupa bakal lebih baik bersama dengan jaringan yang tidak serupa tapi membuka bersama dengan pakai bridge.

3. Untuk Mengakomodasi Beban Jaringan
Misalkan di sebuah universitas banyak workstation yang berlebihan beban dikarenakan banyak dipakai oleh mahasiswa dan dosen untuk dipakai menghendaki file yang berada di mesin file server untuk diunduh ke mesin pengguna berdasarkan permintaan. Jika ukuran file besar, maka bakal menghambat penyimpanan di LAN tunggal, sehingga bakal lebih baik pakai dua LAN yang dihubungkan bersama dengan bridge.
Kelebihan dan Kekurangan Bridge
Sebagai sebuah jembatan jaringan, bridge mempunyai berlebihan dan kekurangan tersendiri. Kelebihan bridge adalah ia cuma dapat bekerja pada susunan Data Link, sehingga tidak dimungkinkan terjadinya transmisi berasal dari satu protokol ke protokol lainnya. Selain itu, bridge terhitung dapat membantu sebagian protokol layaknya NetBEUI dan LAT yang tidak bisa saja dilayani oleh router.a

Walau begitu, bridge mempunyai kekurangan layaknya tidak dimungkinkannya transmisi lewat jalur atau protokol yang berbeda. Selain itu, bridge terhitung cuma meneruskan paket berasal dari satu jaringan ke jaringan lainnya bersama dengan kecepatan 10 MBPS. Bridge terhitung cuma meneruskan transmisi tanpa dapat menerjemahkan komunikasi antar protokol.
Network Interface Card (NIC)

 Gambar terkait
Kartu Jaringan ataupun disebut yang dengannya istilah NIC (Network Interface Card) ataupun LAN Card ataupun Etherned Card adalah perangkat yng menyediakan media bagi atau bisa juga dikatakan untuk menghubungkan antar komputer. Kebanykan Kartu Jaringan berjenis kartu internal, yakni kartu jaringan yng di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer.
Fungsi Network Interface Card (NIC)
Network Interface Card (NIC) / Kartu Jaringan mempunyai dua fungsi utama , yakni:
1. Peranti yng menyambungkan kabel jaringan yang dengannya komputer.
2. Peranti yng menyediakan pengalamatan secara fisik. Pengertiannya kartu jaringan mempunyai kode tertentu yng unik.


Komentar